Skip to main content

Pertanian, Kedaulatan Pangan, dan Kemakmuran Bangsa


              Petani memiliki peran yang sangat besar terhadap kemakmuran suatu bangsa. Bangsa yang mandiri dari segi pertanian akan sangat toleran terhadap berbagai intrik sosial yang dapat menjurus pada krisis bernegara. Kedaulatan dari segi pangan merupakan sektor yang penting untuk menunjukkan kemerdekaan suatu negara. Kemakmuran suatu negara ditunjukkan dengan kemampuannya dalam memenuhi kebutuhan dari segi pangan di negaranya.

             Negara maju sangat memprioritaskan pendirian pilar pengusung bangsa, salah satunya yaitu kedaulatan pangan. Negara berkembang dapat belajar dari kesuksesan negara yang telah maju untuk menggapai cita-cita negara merdeka. Negara yang merdeka dapat lepas dari intervensi negara lain dalam mengurusi kedaulatan pangan.

              Kedaulatan pangan akan mudah tercapai, apabila petani yang mengurusi ketersediaan pangan disejahterakan. Kesejahteraan para petani, tentunya akan mendorong minat warga usia produktif mengambil peran sebagai petani di negaranya. Kesan "petani miskin" pun harus dihilangkan. Kinerja petani mayoritas diisi dengan pekerja buruh yang memiliki gaji tergolong rendah. Sementara produk pertanian di hadapan konsumen harganya tinggi.

             Sektor pertanian di Indonesia model lama memiliki beberapa tingkatan kerja. Bidang kerja tersebut terbagi menjadi penyedia modal kerja, penyedia lahan pertanian, penyewa lahan pertanian, pengepul produk pertanian, dan sisanya merupakan buruh kerja tani.

            Menurut fakta di lapangan sistem seperti ini terkesan berat sebelah. Dimana keuntungan perdagangan diambil alih oleh para pengelola yang berbasis pada pengiriman / distribusi produk sementara buruh tani mendapat gaji harian.

            Dewasa ini, kepedulian petani mampu merubah sistem lama yang berorientasi pada satu golongan sedangkan masyarakat tani secara luas dirugikan. Begitu halnya yang terjadi dengan melonjaknya harga di atas rata-rata.

            Untuk itu, petani berinisiatif membentuk wadah bersama agar dapat berdiri mandiri. Pembuatan kelompok tani (poktan) merupakan salah satu contoh upaya masyarakat untuk merubah pertanian model lama agar dapat berimbang. Petani dapat memiliki ruang kerja maksimal dengan kesetaraan dan kesejahteraan mereka. Hal ini mampu mewujudkan kedaulatan pangan yang berujung pada tercapainya kemakmuran bangsa.

Comments

Popular posts from this blog

Perbedaan istilah kebun, sawah, ladang dan taman

     Kebun adalah istilah yang digunakan untuk menamai suatu bentangan lahan pertanian yang memiliki cakupan area yang luas. Karakteristik yang menonjol adalah komoditi yang ditanam sejenis dengan kapasitas pengelolaan lahan yang tinggi. Tenaga kerja tergolong ahli sehingga tiap orang dapat menangani area pertanian yang luas. Nama ini lebih sering kita jumpai dengan penyebutan kata "perkebunan".      Sawah adalah lahan pertanian terarah dengan komoditi pertaniannya didominasi tanaman-tanaman jenis serealia. Di Indonesia, lahan persawahan sangat dikenal dengan tanaman padinya. Lahan pertanian untuk tanaman serealia diusahakan pada bentangan yang datar karena jenis tanaman ini mudah rubuh jika terkena tiupan angin kencang.      Ladang adalah jenis tanah tidur yang masih dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian dengan komoditi umumnya sejenis palawija. Tanaman palawija tahan terhadap cuaca yang cenderung kering. Ladang...

Pengeringan lumpur yang mengendap di dasar kolam

      Limbah / kotoran ikan yang menumpuk di dasar kolam menjadi sarang penyakit bagi ikan.      Proses pembuangan pada limbah ini juga berpotensi merusak ekosistem daerah tersebut.            Kawasan sentra pembesaran ikan harus menunggu beberapa tahun apabila daerahnya telah tercemar.      Untuk mengantisipasinya, peningkatan pada program sanitasi mampu mengurangi dampak pencemaran limbah pada kolam dan lingkungan di sekitarnya.      Penanganan yang paling mudah adalah dengan pengangkatan lumpur endapan dari dasar kolam yang sedang digunakan.     Setelah diangkat lumpur diangin-anginkan di bawah sinar matahari. Proses pengeringan membutuhkan 3-5 hari. Lumpur yang telah kering bisa digunakan untuk media tanam atau sebagai pupuk tambahan.

Menentukan ukuran media tanam yang tepat pada budidaya tanaman produksi

                  Kegagalan proses produksi pertanian pada berbagai media tanam dapat diantisipasi sejak dini. Hal ini dapat diketahui dari berbagai pengetahuan dasar tentang proses perkembangan tanaman produksi. Petani yang telah mencermati seluk-beluk perkembangan tanaman mampu melakukan produksi tanpa terjadi hambatan. Di antara hal yang dapat diantisipasi sejak dini yaitu penggunaan media tanam dan jarak media tanam yang optimal untuk pertumbuhan tanaman.                  Persiapan pada pengolahan media tanam dan penentuan jarak tanam dapat dilakukan dengan mengetahui pertumbuhan akar secara optimal hingga tanaman tumbuh dewasa dan dapat mulai berproduksi. Pertumbuhan akar dijadikan patokan karena mayoritas hara dan mineral yang dikonsumsi tanaman didapat dari penyerapan hara tanah oleh akar itu sendiri. Pertumbuhan akar akan optimal pada media yang me...