Skip to main content

Posts

Tanaman umur 3 bulan

Gambar-gambar buah cabai Setelah dipotong

Memberdayakan eceng gondok kering pada media tanam sayuran

               Produk dari tanaman eceng gondok dapat digunakan sebagai media tanam setelah mendapat beberapa perlakuan. Yang paling sederhana dengan pemotongan (cutting) dan pengeringan (drying). Eceng gondok yang telah dipotong dan dikeringkan mampu digunakan sebagai alternatif media tanam sekaligus pupuk organik yang terurai dengan sangat cepat. Daya serap airnya pun tinggi sehingga mampu meningkatkan daya ikat tanah terhadap air.   Akar eceng gondok yang telah diproses bisa dijadikan alternatif mulsa organik. Ukuran akar yang kecil tetapi panjang membuatnya mudah disusun dan dipindahkan.                 Penguraian tanah terhadap mulsa akar eceng gondok juga cepat. Ketahanan mulsa terhadap gulma di sekitar tanaman mendukung produktifitas tanah dan mengurangi gangguan gulma terhadap tanaman.

Pemetikan buah cabai

Proses pemetikan buah cabai segar sebaiknya menggunakan alat pemotong. Alat pemotong sederhana seperti gunting atau cutter tajam tidak merusak tanaman maupun buah yang dipetik. Caranya dengan memotong pangkal tangkai buah yang terhubung langsung dengan ranting tanaman. Hal ini bertujuan meminimalisir residu yang masuk ke dalam tempat penampungan buah. Warna cabai yang baik saat dituai beraneka ragam. Mulai dari hijau-tua, putih-kekuningan, oranye, hingga merah-rata. Kegunaannya pun masing-masing berbeda dan terkait dengan tradisi masakan masyarakat.

Mengeluarkan biji dari buah cabai kering

Menyediakan biji/seed cabai lokal sangatlah mudah. Biji yang siap ditanam berasal dari buah cabai yang matang atau biasanya rata berwarna merah. Buah yang baik untuk diambil bijinya adalah yang tidak cacat/rusak dan ukurannya tidak terlalu kecil. Cabai yang terlalu kecil hanya terdapat sedikit biji. Kualitas biji menentukan persentase biji yang mampu tumbuh. Sedangkan, kuantitas biji akan menentukan jumlah tanaman.

Lahan persemaian padi konvensional

Padi (Oriza sativa) sebelum siap ditanam di area persawahan selalu melalui tahap persemaian. Teknik penyemaian secara konvensional belum menggunakan bantuan mesin tanam padi. Padi disemai hingga berumur 15-20 hari. Umumnya, lahan persemaian konvensional berada dekat dengan lahan yang akan ditanami.

Menyemai bibit cabai dengan menggunakan polybag

Tanaman cabai membutuhkan waktu selama 3 bulan untuk tumbuh hingga mengeluarkan bunga. Kerusakan tanaman menjadi kendala yang serius pada saat pembibitan. Agar bibit tumbuh dengan sempurna, dapat menggunakan media semai bibit. Proses penyemaian bibit cabai yang baik mampu menekan terjadinya kerusakan pada tanaman.

Memilah biji cabai dengan peralatan sederhana

Biji yang berkualitas menjadi salah satu penentu tingkat produktifitas tanaman. Proses penyimpanan yang terlalu lama dapat menurunkan kualitas produk biji-bijian. Biji yang disimpan lama terkadang embrionya sudah tidak berisi alias kosong. Biji kosong ini bobotnya menurun dan jika ditanam tidak akan muncul tanaman. Para petani akan mudah mengetahui biji berisi atau kosong dengan media perendaman. Biji yang telah basah di dalam media perendaman akan terpisah-pisah. Biji berisi akan tenggelam karena embrio di dalamnya masih hidup. Sedangkan biji yang mengapung merupakan biji kosong, embrionya pun telah mati. Percobaan sederhana seperti berikut ini: