Skip to main content

Mengembangkan habitat bakau

    Tanaman bakau sering kali ditemui tumbuh dan berkembang secara baik pada kawasan di sekitaran pantai. Keuntungan yang didapat dari ekologi bakau sangat banyak. Mulai dari tempat bersarang populasi bandeng, kepiting, kerang, hingga spesies burung yang berkembang biak di hutan-hutan bakau.

    Penurunan muka tanah akibat berkurangnya air reservoir di dataran rendah hingga kawasan pantai pun dapat dihambat dengan adanya hutan bakau alami. Daya ikat akar bakau terhadap lapisan tanah berpasir sangat kuat hingga menjadi benteng alami suatu pulau dari proses abrasi. Hutan bakau juga berperan sebagai penghasil gas O2 yang baik digunakan sebagai tempat pariwisata higienis.

    Biota alami dari ekosistem lautan berasal dari dua habitat besar, yakni terumbu karang dan hutan bakau. Hutan bakau memiliki berbagai jenis hasil tangkapan alam yang bernilai jual tinggi dan digunakan sebagai bahan masakan seafood. Hasil tangkapan alam biasanya beranekaragam baik ukuran maupun jenis tangkapannya. Tangkapan besar biasanya langsung dipasarkan ke pedagang atau bahkan ke warung-warung, kedai seafood, dan restoran cepat saji. Sisanya, tangkapan kecil dapat dipelihara hingga ukuran konsumsi, digunakan sebagai lauk pauk, atau dijadikan pakan peliaraan jika sudah tak bernilai jual.

Comments

Popular posts from this blog

Perbedaan istilah kebun, sawah, ladang dan taman

     Kebun adalah istilah yang digunakan untuk menamai suatu bentangan lahan pertanian yang memiliki cakupan area yang luas. Karakteristik yang menonjol adalah komoditi yang ditanam sejenis dengan kapasitas pengelolaan lahan yang tinggi. Tenaga kerja tergolong ahli sehingga tiap orang dapat menangani area pertanian yang luas. Nama ini lebih sering kita jumpai dengan penyebutan kata "perkebunan".      Sawah adalah lahan pertanian terarah dengan komoditi pertaniannya didominasi tanaman-tanaman jenis serealia. Di Indonesia, lahan persawahan sangat dikenal dengan tanaman padinya. Lahan pertanian untuk tanaman serealia diusahakan pada bentangan yang datar karena jenis tanaman ini mudah rubuh jika terkena tiupan angin kencang.      Ladang adalah jenis tanah tidur yang masih dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian dengan komoditi umumnya sejenis palawija. Tanaman palawija tahan terhadap cuaca yang cenderung kering. Ladang...

Pengeringan lumpur yang mengendap di dasar kolam

      Limbah / kotoran ikan yang menumpuk di dasar kolam menjadi sarang penyakit bagi ikan.      Proses pembuangan pada limbah ini juga berpotensi merusak ekosistem daerah tersebut.            Kawasan sentra pembesaran ikan harus menunggu beberapa tahun apabila daerahnya telah tercemar.      Untuk mengantisipasinya, peningkatan pada program sanitasi mampu mengurangi dampak pencemaran limbah pada kolam dan lingkungan di sekitarnya.      Penanganan yang paling mudah adalah dengan pengangkatan lumpur endapan dari dasar kolam yang sedang digunakan.     Setelah diangkat lumpur diangin-anginkan di bawah sinar matahari. Proses pengeringan membutuhkan 3-5 hari. Lumpur yang telah kering bisa digunakan untuk media tanam atau sebagai pupuk tambahan.

Menentukan ukuran media tanam yang tepat pada budidaya tanaman produksi

                  Kegagalan proses produksi pertanian pada berbagai media tanam dapat diantisipasi sejak dini. Hal ini dapat diketahui dari berbagai pengetahuan dasar tentang proses perkembangan tanaman produksi. Petani yang telah mencermati seluk-beluk perkembangan tanaman mampu melakukan produksi tanpa terjadi hambatan. Di antara hal yang dapat diantisipasi sejak dini yaitu penggunaan media tanam dan jarak media tanam yang optimal untuk pertumbuhan tanaman.                  Persiapan pada pengolahan media tanam dan penentuan jarak tanam dapat dilakukan dengan mengetahui pertumbuhan akar secara optimal hingga tanaman tumbuh dewasa dan dapat mulai berproduksi. Pertumbuhan akar dijadikan patokan karena mayoritas hara dan mineral yang dikonsumsi tanaman didapat dari penyerapan hara tanah oleh akar itu sendiri. Pertumbuhan akar akan optimal pada media yang me...